Boneka Tangan untuk Meningkatkan Pengetahuan Bullying pada Siswa Kelas IV SDN Ujung Menteng 07 Pagi

  • Imam Afrianto Universitas Negeri Jakarta
  • Ahmad Rifqy Ash-Shiddiqy Universitas Negeri Jakarta
Keywords: ADDIE Model, Bullying, Puppet

Abstract

PUPPETS TO INCREASE KNOWLEDGE ABOUT BULYYING FOR FOURTH GRADE OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS UJUNG MENTENG 07 PAGI.
The purpose of this study was to develop puppets with “jangan ajak temanku” Story to increase knowledge about bullying for 4th grade of elementary school students to get an information about bullying and how to cope with it. The study was included in Research and Development (R&D) using the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) development model. The study was conducted utilizing random sampling with 59 students on preliminary study. Data collection method used an interview techniques with teacher from 4th grade, and questionnaires for students. The validation result got 88% from media expert (very feasible) and 71% from content expert (feasible). The results of the small group trial got a percentage of 86% (very feasible) In media assessment, and the achievement of instructional objectives got percentage of 83%. In conclusion the puppets with “jangan ajak temanku” Story to increase knowledge about bullying for 4th grade of elementary school students can be declared as “Very Feasible”.

References

Bahri, B. S. (2005). Pengembangan Kegiatan Bercerita di Taman Kanak-kanak. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Branch, R. (2009). Instructional design : the addie approach. New York: Springer Science+Businesss Media.
Gunarti, W. (2010). Metode Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
Hamdi, A. S., & Bahruddin, E. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Aplikasi dalam Pendidikan. Yogyakarta: Deepublisher.
Hertinjung, W. S. (2013). Bentuk-Bentuk Bullying Pada Siswa SD. Jurna Sekolah Dasar, 450-458.
Hertinjung, W. S. (2015). Profil Pelaku dan Korban Bullying. The 2nd University Research Coloquium 2015, 2, 173-180.
Hidayat, D.R. (2011). Teori dan Aplikasi Psikologi Kepribadian dalam Konseling. Bogor: Ghalia Indonesia.
IBLIOGRAPHY Veenstra, R. (2005). Bullying and Victimization in Elementary Schools: A Comparison of Bullies, Victims, Bully/Victims, and Uninvolved Preadolescents. Developmental Psychology, 41(4), 672-682.
Khoir, u., & Hariani, S. (2014). Penggunaan Media Boneka Tangan Dalam Pembelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas II SD. JPGSD, 2, 1-11.
KPAI. (2016, Juli 7). KPAI. Retrieved from www.kpai.go.id: http:// bankdata. kpai.go.id/tabulasi-data/data-kasus-se-indonesia/data-kasus-perlindungan-anak-berdasarkan-lokasi-pengaduan-dan-pemantauan-media-se-indonesia-tahun-2011-2016
Mariana, S. (2014). Pengaruh Penggunaan Media Boneka Tangan terhadap Keterampilan Bercerita Siswa Kelas V SD Se-gugus 4 Kecamatan Bantul. Pendidikan Dasar.
Mujito, W. E. (2014). Konsep Belajar Menurut Ki Hajar Dewantara dan Relevansinya dengan Agama Islam. Pendidikan Agama Islam, XI(1), 65-78.
Stuart, G.W. (2013). Buku Saku Keperawatan Jiwa, ed 5. EGC, Jakarta
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulanto, J. (2014). Profil Cerita Anak dan Media Boneka Tangan Dalam Metode Bercerita Berkarakter pada Anak SD. Mimbar Sekolah Dasar, 113-122.
Tadkiroatun, M. (2005). Bercerita Untuk Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.
Published
2020-07-20
How to Cite
Afrianto, I., & Ash-Shiddiqy, A. (2020). Boneka Tangan untuk Meningkatkan Pengetahuan Bullying pada Siswa Kelas IV SDN Ujung Menteng 07 Pagi. Indonesian Journal of Educational Counseling, 4(2). https://doi.org/10.30653/001.202042.137
Section
Research Based Article