Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Menggunakan Teknik Problem Solving dalam Menurunkan Perilaku Membolos Siswa

  • M Fatchurahman Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Dina Fariza Triyani Syarif Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
  • Siti Turohmi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Keywords: Group Counseling, Problem Solving Techniques, Truant

Abstract

THE EFFECTIVENESS OF GROUP COUNSELING SERVICES USING PROBLEM SOLVING TECHNIQUES IN REDUCING STUDENTS TRUANT BEHAVIOR.
Various problems faced by the student counselor at school. One of the problem is truant during the school hours. Truant behavior of the student with a wide variety of reasons as a form of defending himself in order not to get a penalty. This research was conducted in order to determine the effectiveness of group counseling services to problem solving techniques in reducing truant behavior among students of class X SMAN 2 Palangkaraya. This type of research is the approach of the Pre-Experiment without any form of class control with One-group pretest-posttest design. Subjects were students of class XI in High School Mathematics 2 Palangkaraya of 8 people identified as having truant. Research data collection using a scale. Data analysis using Paired Samples T Test with rocky SPSS software version 20.00. The results showed that the group counseling services to problem solving technique was effective in reducing the truant behavior of students at SMA Negeri 2 Palangkaraya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badarudin. (2011). Materi bahan ajar kuliah: Bimbingan dan konseling di sekolah dasar. (Unpublished teaching materials) Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia.

Damayanti, F. A., & Setiawati, D. (2013). Studi tentang perilaku membolos pada siswa SMA swasta di Surabaya. Jurnal Bimbingan dan Konseling UNESA, 3(1), 454-461.

D’zurilla, T. J., & Goldfried, M. R. (1971). Problem solving and behavior modification. Journal of Abnormal Psychology, 78(1), 107-126.

Geiger, K. B., Carr, J. E., & LeBlanc, L. A. (2010). Function-based treatments for escape-maintained problem behavior: A treatment-selection model for practicing behavior analysts. Behavior Analysis in Practice, 3(1), 22-32.

Handoko, A. (2013). Mengatasi perilaku membolos melalui konseling individual menggunakan pendekatan behavior dengan teknik self management pada siswa kelas X Tkj SMK Bina Nusantara Ungaran tahun ajaran 2012/2013. (Unpublished undergraduate’s thesis) Universitas Negeri Semarang, Indonesia.

Ichsani, W. (2007). Studi tentang faktor dan alternatif penyelesaian masalah perilaku membolos pada siswa SMA Negeri 1 Teras Boyolali tahun Ajaran 2006/2007. (Unpublished undergraduate’s thesis) Universitas Sebelas Maret, Indonesia.

Indayani, A., Sedanayasa, G., Antari, N. N. M., & Erg, M. (2014). Penerapan konseling behavioral dengan teknik penguatan positif sebagai upaya meminimalisasi perilaku membolos pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2013/2014. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling, 2(1), 1-10.

Kartono, K. (2003). Bimbingan bagi anak dan remaja yang bermasalah. Jakarta: Rajawali Press.

Kartono, K. (2014). Kenakalan remaja. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Kurnanto, M. E. (2013). Konseling kelompok. Bandung: Alfabeta.

Mahmudah. (2013). Mengurangi perilaku membolos siswa dengan menggunakan layanan konseling behavior. KES, 1(1).

Majid, A. (2012). Perencanaan pembelajaran mengembangkan standar kompetensi guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurihsan, A. J. (2006). Bimbingan dan konseling dalam berbagai latar kehidupan. Bandung: Refika Aditama.

Ralasari, T. M. (2015). Upaya pengubahan perilaku membolos siswa melalui layanan konseling kelompok dengan model CBT. Jurnal Penelitian Tindakan Bimbingan & Konseling, 1(1), 42-47.

Rosidah, A. (2016). Bimbingan kelompok melalui teknik problem solving untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa terisolir. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 2(2), 136-143.

Sarwono, S. W. (2010). Psikologi remaja (Ed rev.). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Setiawan, M. A. (2015). Model konseling kelompok dengan teknik problem solving untuk meningkatkan self-efficacy akademik siswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 4(1), 8-14.

Sohrabi, R., Mohammadi, A., & Aghdam, G. A. (2013). Effectiveness of group counseling with problem solving approach on educational self-efficacy improving. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 84, 1782-1784.

Sugiyono. 2013. Metode penelitian pendidikan (Pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D). Bandung: Alfabeta.

Suparmanto. (2014). Penerapan metode problem solving untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa di smk muhammadiyah 1 bantul. Yogyakarya: Universitas Negeri Yogyakarta.

Sukardi. K. D. (2008). Pengantar pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah. (Edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Trihendra, C. (2012). Step by step SPSS analisis data statistik. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Tutiona, M. Y., Munir, A., & Ratu, B. (2016). Upaya mengurangi perilaku membolos melalui konseling individual dengan teknik behavior contract pada siswa SMP Negeri 6 Palu. Jurnal Konseling dan Psikoedukasi, 1(1), 69-78.

Yusuf, S. (2014). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Published
2018-01-02
How to Cite
Fatchurahman, M., Triyani Syarif, D., & Turohmi, S. (2018). Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Menggunakan Teknik Problem Solving dalam Menurunkan Perilaku Membolos Siswa. Indonesian Journal of Educational Counseling, 2(1), 55-68. https://doi.org/https://doi.org/10.30653/001.201821.18
Section
Research Based Article