PROFIL KEMANDIRIAN SISWA SMA BERDASARKAN URUTAN KELAHIRAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP BIMBINGAN DAN KONSELING

  • Munggarani Ramadhan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ipah Saripah Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Autonomy, Birth order

Abstract

Autonomy Profile of Senior High School Student Based on Birth Order and Implication from Guidance and Counseling. The research was motivated by the lack of autonomy of students, where they so many factor influence which is birth order is among them. Autonomy is the readinnes of individuals to regulate, control, and manage themselves without depend on adult person and responnsibility for decision. The purpose of research to describe autonomy of students based on birth order. The research approach using a quantitative approach with descriptive method. The population in this reseacrh is a class XII student of SMA Al Muttaqin Fullday School Tasikmalaya Academic Year 2015/2016. The results showed a picture of autonomy of students based on birth order in higher category. Recommendations research showed to teachers Guidance and Counseling and further research.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwisol. 2004. Psikologi Kepribadian Edisi Revisi. Malang: UMM Press.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Bandung: Rineka Cipta.

Aprilia, I. D., & Biasa, J. P. L. (2009). Pengembangan Kemandirian Remaja Tunarungu. JASSI ANAKKU, 8(2), 117-127.

Asrori, M., & Ali, M. (2009). Pskologi remaja perkembangan peserta didik. Jakarta: Bumi Aksara.

Azwar, S. (2012). Penyusunan Skala Psikologi (Edisi 2). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Budiman, N. (2010). Perkembangan Kemandirian pada Remaja. Bandung: FIP UPI.

Covey, S. R. (2007). Teori dan Praktek dari konseling dan psikoterapi, Bandung: Refika Aditama.

Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Penataaan pendidikan profesional konselor dan layanan bimbingan dan konseling dalam jalur pendidikan formal.

Hurlock, E. B. (1978). Perkembangan anak jilid 1, Alih Bahasa: Meitasari T dan Muslichah Z. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi perkembangan. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, E. B. (1996). Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, E. B. (1999). Psikologi perkembangan anak jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Hilman. (2002). Kemandirian remaja yang tinggal di panti asuhan ditinjau dari persepsi pelayanan sosial dan dukungan sosial (Tesis, Universitas Gadjah Mada).

Hjelle, L. A., & Ziegler, D. J. (1992). The phenomenological perspective in personality theory: Carl Rogers. Personality theories: Basic assumptions, research, and applications. New York: McGraw-Hill.

Irwanto. (1994). Teori Motivasi dan Aplikasinya. Jakarta: Bina Aksara.

Jihadah, U. (2009). Kemandirian remaja akhir ditinjau dari urutan kelahiran dan status sosial ekonomi orang tuanya (Skripsi, Universitas Gadjah Mada).

Leman, K. (2001). The new birth order book. Jakarta: Tunas Pustaka.

Mind, V. (2003). Misteri perilaku anak sulung, tengah, bungsu, dan tunggal. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Natawidjaja, R. (1987). Pendekatan-pendekatan penyuluhan kelompok. Bandung: Diponegoro.

Primana, M. D. S. (2015). Hubungan urutan kelahiran dalam keluarga dengan kemandirian dalam pemenuhan ADL (Activity Daily Living) pada anak usia 4-6 tahun di TK Budiharjo Ngusikan Kabupaten Jombang (Skripsi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit).

Prayitno, E. A. (2004). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Reksoatmodjo, T. N. (2009). Statistika untuk Psikologi & Pendidikan. Bandung: Refika Aditama.

Puspitorini, A. R. (2012). Kemandirian remaja berdasarkan urutan kelahiran. Jurnal Pelopor Pendidikan, 3(1), 61-70.

Steinberg, L. (1993). Adolescence. Third Edition, New York: McGraw-Hill.

Steinberg, L. (1995). Adolescene. San Francisco: McGraw-Hill.

Steinberg, L. (2002). Adolescence.6th Ed. USA: McGraw Hill Higher Education.

Suryantina, E. H. (2002). Kemandirian Ditinjau dari Kebutuhan Berafiliasi dan Urutan Kelahiran pada Remaja (Skripsi, Universitas Gadjah Mada).

Utami, O. T. (2014). Kemandirian Ditinjau Dari Urutan Kelahiran dan Jenis Kelamin. (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Wulanningrum, D. N. (2011). Hubungan antara Urutan Kelahiran dalam Keluarga dengan Kecerdasan Emosional pada Remaja di SMA Muhammadiyah I Klaten. Jurnal Kesehatan, 4(2), 184-194.

Yudha, B. P. (2012). Hubungan antara persiapan belajar dengan kecemasan dalam menghadapi ujian pada siswa di SMAN XXX Padang. Psyche 165 Journal, 5(1), 23-26.

Yusuf, S. L. N., & Nurihsan, A. J. 2005. Landasan bimbingan dan konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Published
2017-07-31
Section
Research Based Article