Survei Kompetensi Multikultural pada Konselor: Memahami Kesiapan dalam Menangani Keberagaman
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kompetensi multikultural konselor di Indonesia serta memahami kesiapan mereka dalam menangani keberagaman budaya yang kompleks di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konselor berada pada kategori sedang hingga tinggi dalam kompetensi multikultural. Mereka dinilai cukup mampu mengidentifikasi serta menghargai keragaman budaya, menggunakan strategi konseling yang sensitif budaya, dan mengambil pendekatan yang inklusif. Namun demikian, masih terdapat sebagian konselor yang berada pada kategori rendah, yang menandakan keterbatasan dalam mengelola isu budaya yang kompleks. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara kesadaran multikultural yang dimiliki dan penerapan praktis dalam layanan konseling. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa konselor Indonesia pada umumnya telah memiliki kesiapan yang baik dalam menghadapi keragaman, tetapi diperlukan peningkatan berkelanjutan melalui pelatihan, integrasi kurikulum multikultural dalam pendidikan konselor, serta dukungan kebijakan organisasi profesi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan program pelatihan dan kebijakan konseling multikultural di Indonesia, sehingga layanan konseling dapat lebih relevan, inklusif, dan efektif dalam masyarakat yang majemuk.
Copyright (c) 2026 Iis Lathifah Nuryanto, Taufik Agung Pranowo, Nor Agung Hidayah, Arum Agung Setiowati, Drajat Edy Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


.png)