Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Teknik Sosiodrama untuk Mereduksi Circle Pertemanan Negatif Siswa SMA

  • Ahmad Saifudin Universitas Muria Kudus
  • Edris Zamroni Universitas Muria Kudus
  • Sucipto Sucipto Universitas Muria Kudus
Keywords: Negatif circle group, group guidance, sociodrama

Abstract

The study aimed to evaluate the implementation and effectiveness of group guidance services utilizing sociodrama techniques to mitigate negative friendship circles among students at SMA N 1 Bae Kudus. This research is novel as it specifically addresses the impact of negative friendships on adolescent development and employs sociodrama as a therapeutic intervention. The quasi-experimental design involved a one-group pretest-posttest method, revealing a significant reduction in the average score of negative friendship circles from 93.75 (high category) to 75 (medium category), indicating an 18.75% decrease. Hypothesis testing using the Wilcoxon test showed a significant difference (p = 0.018), confirming the positive effect of sociodrama techniques in enhancing students' understanding and management of their social interactions. This study provides valuable insights for educators and counselors in addressing peer relationship issues in schools.

References

Amir, M., Riveni, Wajdi, & Syukri. (2020). Perilaku komunikasi toxic friendship (studi terhadap mahasiswa FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar). Jurnal Komunikasi dan Organisasi (J-KO), 2(2), 93-111.

Yusuf, A. M. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan. Jakarta: Prenadamedia Group.

Amin, Z. N. (2017). Portofolio teknik-teknik konseling. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Astuti, M., Herlina, Anggreini, S., Husnah, A., Fery, G. I., Safira, I., & Meilani, S. (2024). Dampak lingkaran (circle) pertemanan terhadap moral dan karakteristik mahasiswa. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(2), 1369-1383.

Chairani, D. (2021). Pengaruh bimbingan kelompok terhadap kepercayaan diri siswa dalam mengemukakan pendapat. Jurnal Konseling, 143.

Corey, G. (2013). Theory and practice of counseling and psychotherapy. United States: Cengage Learning.

Corey, G. (2012). Theory and practice of group counseling. United States: The Thomson Corporation.

Corey, G. (2008). Theory and practice of group counseling (7th ed.). United States: Thomas Higher Education.

Creswell, J. W. (2010). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogyakarta: PT Pustaka Pelajar.

Fadilah, S. N. (2019). Layanan bimbingan kelompok dalam membentuk sikap jujur melalui pembiasaan. Konseling Islam: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(2), 167-178.

Gladding, S. T. (2017). The counseling dictionary. United States: John Wiley & Sons.

Ibrahim, T. (2021). Book of toxic relationship. Yogyakarta: Bright Publisher.

Indriasari, E. (2016). Meningkatkan rasa empati siswa melalui layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama pada siswa kelas XI IPS 3 SMA 2 Kudus tahun ajaran 2014/2015. Jurnal Konseling GUSJIGANG, 2(2).

Irmayanti, R. (2018). Teknik bimbingan dan konseling. Bandung: IKIP Siliwangi.

Kumara, A. R. (2017). Buku ajar bimbingan kelompok. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Muhopilah, P., Tentama, F., & Yuzarion, Y. (2020). Bullying scale: A psychometric study for bullying perpetrators in junior high school. European Journal of Education Studies, 7(7).

Mushlih, A., & Suryadi, R. A. (2020). Supervisi pendidikan: Teori dan praktik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Murnita, A. (2016). Upaya meningkatkan perilaku pro-sosial melalui layanan bimbingan kelompok dengan metode sosiodrama. Jurnal Penelitian Tindakan Bimbingan & Konseling, 2(1).

Mudasir. (2012). Desain pembelajaran. Riau: STAI Nurul Falah Press.
Nugraha, A. B., & Ajie, G. R. (2019). Pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terhadap kontrol diri. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 2(3), 408-414.

Prayitno. (2004). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Prayitno, et al. (2017). Layanan bimbingan kelompok dan konseling kelompok yang berhasil: Dasar dan profil. Jakarta: Rineka Cipta.

Prayitno, P. (2012). Jenis layanan dan kegiatan pendukung konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Priyandono. (2018). Mendidik tanpa batas ruang dan waktu. Bandung: Rasi.

Puti, A., Bhakti, C. P., & Iriastui, M. E. (2022). Upaya mereduksi agresivitas melalui layanan bimbingan klasikal dengan teknik sosiodrama pada siswa kelas X IPS SMA Muhammadiyah 1 Ngawi. Jurnal Pendidikan dan
Konseling (JPDK), 4(5), 3502-3506.

Rahman, D. H., & Hotifah, Y. (2022). Pengembangan panduan teknik sosiodrama daring untuk meningkatkan kecerdasan emosi siswa kelas X SMA. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 2(1), 24-29.

Rosidah, A. (2016). Bimbingan kelompok melalui teknik problem solving untuk meningkatkan penyesuaian diri siswa terisolir. Jurnal Fokus Konseling, 2(2).

Romlah, T. (2006). Teori dan praktek bimbingan kelompok. Malang: Universitas Negeri Malang.

Santrock, J. W. (2011). Life-span development: Perkembangan masa hidup (Edisi 13, Jilid II). Jakarta: Erlangga.

Sejati, S., Badriyah, L., & Juniza, E. A. (2023). Dampak negatif perilaku toxic friendship dengan kualitas pertemanan mahasiswa bimbingan dan konseling Islam Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling, 2(1), 236-249.

Sedyawati, S. (2020). Peningkatan perilaku asertif melalui bimbingan kelompok teknik sosiodrama. Jurnal Ilmiah WUNY, 2(2), 43-49.

Siregar, S. (2017). Metode penelitian kuantitatif: Dilengkapi dengan perbandingan perhitungan manual dan SPSS. Jakarta: Kencana.

Suryani, D. R., & Lestari, N. (2019). Penggunaan variasi media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar matematika siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 2 Merauke. Musamus Journal of Mathematics Education, 1(2), 74-79.

Sugiyono. (2019). Metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2009). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukardi, D. K. (2008). Pengantar pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Zaemurhuda, A. I., Fitriana, S., & Venty, V. (2023). Pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik brainstorming terhadap perilaku asertif siswa kelas VIII SMP Negeri 34 Semarang. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(1), 1587-1596.

Zuhara, E. (2015). Efektivitas teknik sosiodrama untuk meningkatkan komunikasi interpersonal siswa (Penelitian kuasi eksperimen kelas X di SMA Kartika Siliwangi 2 Bandung tahun ajaran 2013/2014). Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 1(1).
Published
2026-01-31
How to Cite
Saifudin, A., Zamroni, E., & Sucipto, S. (2026). Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Teknik Sosiodrama untuk Mereduksi Circle Pertemanan Negatif Siswa SMA. Indonesian Journal of Educational Counseling, 10(1), 31-38. https://doi.org/10.30653/001.2026101.484
Section
Research Based Article